Teraskampar.id - Kabupaten Kampar terus menunjukkan komitmennya untuk mengangkat potensi daerah ke kancah nasional. Melalui partisipasi aktif dalam gelaran akbar Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026, Kampar bersiap memamerkan kekayaan produk unggulan, mulai dari kuliner khas hingga kerajinan tangan bernilai tinggi. Persiapan matang pun telah dilakukan, menandakan keseriusan Pemda Kampar untuk meraih perhatian publik di acara bergengsi tersebut.
Rapat persiapan strategis ini dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kampar pada Rabu, 29 Juli. Pertemuan penting ini menjadi wadah untuk menyelaraskan berbagai upaya agar stand Kampar di AOE 2026 tampil maksimal. Fokus utama adalah seleksi dan penentuan produk-produk unggulan yang akan menjadi duta Kampar di panggung nasional, memperlihatkan betapa kaya dan beragamnya potensi daerah Serambi Mekkah ini.
Deretan Produk Khas Kampar Siap Memanjakan Lidah Pengunjung
Dinas Perikanan Kampar, melalui Kabid Promosi Jhon Mainir, telah menyiapkan amunisi kuliner yang siap memanjakan lidah para pengunjung. Beragam olahan ikan patin dan salai yang telah menjadi ikon Kampar akan turut serta. Produk-produk tersebut meliputi:
- Kerupuk kulit patin yang renyah dan gurih, camilan favorit yang sulit ditolak.
- Rendang ikan salai yang kaya rasa, perpaduan sempurna antara bumbu rempah dan tekstur ikan.
- Kokek Maco, camilan unik khas Kampar yang selalu dinanti.
- Abon Patin, praktis, bergizi, dan cocok sebagai teman makan.
- Kerupuk ikan dengan cita rasa laut yang otentik.
- Ikan salai asap, aromatik dan lezat, hasil olahan tradisional yang terjaga kualitasnya.
Tak kalah menarik, Dinas Perdagangan dan Koperasi Kampar juga akan memboyong produk-produk inovatif yang menunjukkan kekayaan hasil bumi lokal. Mereka akan menampilkan:
- Tepung kelor, produk sehat dan multifungsi yang semakin populer.
- Kerupuk lomang, camilan tradisional dengan sentuhan modern yang renyah.
- Kerupuk ikan yang renyah dan gurih, cocok untuk segala suasana.
- Singkong panggang, olahan sederhana nan nikmat yang mengingatkan pada cita rasa kampung halaman.
- Kerupuk kulit original yang menjadi favorit banyak orang karena kerenyahan dan rasanya yang khas.
Selain kuliner, keindahan budaya dan inovasi kerajinan Kampar juga akan memukau para pengunjung. Stand Kampar akan dihiasi dengan:
- Songket Candi, kain tenun tradisional dengan motif khas yang sarat makna sejarah dan budaya.
- Batik Kampar yang unik dan artistik, menampilkan corak-corak yang terinspirasi dari alam dan kearifan lokal.
- Berbagai kerajinan tangan lainnya yang mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Kampar.
- Produk UMKM pandai besi yang telah teruji kualitasnya dengan Standar Nasional Indonesia (SNI), menunjukkan komitmen Kampar terhadap kualitas dan daya saing di pasar yang lebih luas.
Kehadiran produk-produk UMKM dengan sertifikasi SNI ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku usaha di Kampar tidak hanya fokus pada keunikan, tetapi juga pada standar kualitas global, siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Kepala DPMPTSP Kampar, Refizal, S.STP, M.IP, yang memimpin rapat, menekankan pentingnya persiapan yang maksimal. "Persiapan Kabupaten Kampar harus maksimal meski penyelenggaraan akan berlangsung sebulan mendatang," tegas Refizal. Beliau juga menambahkan, "Termasuk soal keterangan setiap produk yang akan kita tampilkan, begitu juga di Dinas Pariwisata, kita mintakan juga video atau banner untuk kita tampilkan di stand kita, kan banyak itu capaian lokasi wisata Kampar yang meraih penghargaan nasional." Hal ini menunjukkan bahwa Kampar tidak hanya akan memamerkan produk, tetapi juga potensi pariwisata yang telah diakui secara nasional, menambah daya tarik keseluruhan stand dan mengajak pengunjung untuk menjelajahi keindahan Kampar.
Dukungan penuh juga datang dari Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik Kabupaten Kampar. Mewakili kepala dinas, Pejabat Fungsional Hasdiyanto yang didampingi Ari Amrizal menyatakan kesiapan mereka. "Kami siap untuk menyukseskan pelaksanaan Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026 sesuai tupoksi Kominfo yakni publikasi kegiatan selama gelaran pameran dilaksanakan," kata Hasdiyanto. Peran Kominfo sangat krusial dalam memastikan informasi tentang partisipasi Kampar tersebar luas, baik sebelum, selama, maupun sesudah acara, memaksimalkan jangkauan promosi daerah.
Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026 sendiri dijadwalkan akan berlangsung pada 27 hingga 29 Agustus 2026. Acara bertaraf nasional ini akan diselenggarakan di Hall 3 & 3A, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang. Ini adalah kesempatan emas bagi Kabupaten Kampar untuk tidak hanya mempromosikan produk, tetapi juga memperkenalkan budaya, pariwisata, dan potensi investasi kepada khalayak yang lebih luas, termasuk investor dan pelaku bisnis dari berbagai daerah di Indonesia, membuka gerbang peluang baru bagi kemajuan Kampar.
Dengan persiapan yang matang dan beragam produk unggulan yang telah disiapkan, Kampar optimis akan mampu menarik perhatian dan membuktikan bahwa daerah ini memiliki potensi ekonomi yang besar dan beragam. Partisipasi di AOE 2026 diharapkan dapat membuka pintu peluang baru, meningkatkan citra daerah, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan kesejahteraan masyarakat Kampar, menunjukkan komitmen kuat Pemda dalam memajukan daerahnya.
Sumber: Media Center Kabupaten Kampar
Ikuti terus berita terbaru di Teraskampar.id
إرسال تعليق